Partisi Harddisk dan Masalah yang Timbul Setelah Dipartisi-tempat pkl majalengka


 Partisi Harddisk dan Masalah yang Timbul Setelah Dipartisi-tempat pkl majalengka 

kursus komputer majalengka

Partisi Harddisk

Seperti yang diterangkan diatas, partisi harddisk atau dinamakan dengan disk partitioning adalahlangkah-langkah guna membagi kapasitas penyimpanan untuk sejumlah bagian. Pada laptop atau PC berbasis Windows, seringkali partisi harddisk dapat dilihat dari banyaknya drive di media penyimpanan, laksana Drive C:, Drive D:, Drive E dan berlanjut hingga Drive Z:. Semakin besarnya ukuran kapasitas harddisk, maka usahakan Anda mengerjakan partisi tersebut. Adapun, proses partisi harddisk ini memiliki tidak sedikit fungsi dan kegunaan.

Fungsi dan Kegunaan Partisi Harddisk

Memudahkan Pengaturan Laptop atau PC: Meskipun file dari sistem operasi dan data dapat disimpan dalam satu tempat, tetapi partisi harddisk dengan mengasingkan file itu akan menjadi lebih aman. Di samping itu, partisi harddisk juga dapat memudahkan Anda mengerjakan pengaturan.

Mempermudah Pengelolaan File: Dengan mengerjakan partisi harddisk, Anda juga menjadi lebih gampang untuk mengelola file di dalam perangkat. Misalnya, kita menyimpan file film dan musik di partisi D, menyimpan file aplikasi di partisi E dan file lainnya pada partisi F.

Virtual Memory: Pada sistem operasi laksana Linux, partisi harddisk tidak melulu berperan sebagai pemisah antara file sistem operasi dan data, melainkan bermanfaat sebagai virtual memory.

Mempercepat Eksekusi Program: Partisi harddisk juga dapat menjaga supaya tempat program atau data yang dipakai saling berdekatan. Di samping itu, urusan ini juga dapat mempercepat proses eksekusi program.

Mendukung Dual OS: Jika kita menjalankan lebih dari satu sistem operasi pada komputer atau laptop, maka partisi harddisk bakal berperan penting sebab satu sistem operasi tidak dapat disimpan dalam satu partisi. Hasilnya, proses booting dari OS laksana Windows, Linux dan Mac OS dapat dijalankan dengan lancar.

Melindungi File: Partisi harddisk juga dapat melindungi dan mengasingkan file yang terdapat di dalam PC atau laptop Anda sampai-sampai proses recovery ketika sistem bobrok menjadi lebih mudah. Saat satu partisi di dalam perangkat merasakan kerusakan, partisi beda tidak bakal terpengaruh sampai-sampai file yang terdapat di dalamnya dapat terselamatkan.

Meningkatkan Performa: Dengan mengerjakan partisi harddisk, borongan performa pada laptop atau komputer Anda bakal meningkat. Penggunaan file sistem berukuran lebih kecil bakal lebih efisien, contohnya pada file sistem NTFS bawaan dari sistem operasi Windows XP, Windows 2003, Windows Vista dan Windows 7. Sementara itu, ukuran harddisk yang lebih banyak akan memiliki Master File Table (MFT) berukuran lebih banyak sehingga masa-masa akses menjadi lebih lama ketimbang MFT berukuran lebih kecil.

Jenis Partisi Harddisk

Primary Partition: Sesuai dengan namanya, primary partition adalahpartisi harddisk sangat utama. Partisi ini digunakan untuk menyimpan sistem operasi yang terdapat di dalam laptop atau komputer kita dengan maksimal sejumlah empat partisi. Sementara andai ada partisi extended, maka jatah partisi guna primary bakal dikurangi menjadi empat.

Extended Partition: Partisi extended pun termasuk partisi utama pada harddisk sebab memiliki status sejajar dengan primary. Partisi ini dapat menangani pengelolaan secara langsung, dimana guna pengolahan data Anda mesti menambahkan partisi logical terlebih dulu.

Logical Partition: Jenis lainnya ialah logical partition yang adalahbagian dari extended partition. Jenis partisi ini seringkali dipakai sebagai penyimpanan data dengan jumlah dapat lebih dari empat.

Cara Partisi Harddisk

Untuk mengerjakan partisi harddisk, ada sejumlah cara yang dapat Anda lakukan, diantaranya merupakan:

A. Menggunakan Software Partisi Harddisk

Cara kesatu untuk mengerjakan partisi harddisk ialah memanfaatkan software pihak ketiga. Di bawah ini ada daftar software partisi harddisk yang dapat Anda pakai untuk sistem operasi Windows:


  • EaseUS Partition Master
  • AOMEI Partition Assistant
  • Paragon Partition Manager
  • Minitool Partition Wizard Home
  • Active@ Partition Manager
  • Gparted Partittion Editor
  • Partition Guru


Cara Partisi Harddisk dengan Software

Di bawah ini, ada langkah-langkah yang dapat Anda kerjakan untuk mengerjakan partisi harddisk memakai software EaseUS Partition Master. Software satu ini adalahsalah satu yang sangat populer karena dapat diunduh secara gratis, gampang digunakan, serta menyokong sistem operasi laksana Windows 10, Windows 8.1, Windows 8, Windows 7, Windows Vista, dan Windows XP (semua edisi, 32/64-bit). Berikut langkahnya:

1. Pertama-tama, silahkan kita unduh aplikasi EaseUS Partition Master

2. Jika sudah, silahkan kerjakan instalasi di komputer atau laptop laksana biasa.

3. Setelah instalasi berhasil, silahkan guna membuka aplikasi EaseUS Partition Master.

4. Silahkan membuka main screen untuk menyaksikan keseluruhan tampilan dari EaseUS Partition Master. Pada tampilan ini, Anda dapat melihat sejumlah partisi yang telah dilakukan, laksana C:, D: yang adalahbagian dari Disk 0 (harddisk).

5. Untuk mengawali partisi harddisk, klik kanan pada partisi disk yang hendak kita partisi, pilih "Resize/Move partition".

6. Tentukan ukuran partisi mula (dalam misal drive D:) dan ukuran partisi ke dua (sisa partisi yang diciptakan dari pemisahan partisi awal). Bagi menilai ukuran partisi awal, silahkan kita masukkan ukuran nilainya (MB) pada kolom "Partition Size", sementara untuk menilai ukuran partisi ke dua masukkan ukuran nilainya (Mb) pada kolom "Unallocated Space After”, lantas klik OK.

7. Di unsur unallocated sangat bawah, unsur ini adalahpartisi baru yang diceraikan dari drive D:. Bagi melanjutkan proses, silahkan klik kanan dan pilih “Create partition”.

8. Di kolom Partition Label, isi dengan nama partisi baru yang bakal Anda buat. Kemudian klik OK dan kamu akan dibalikkan ke tampilan utama EaseUS. Setelah itu, silahkan klik tombol Apply yang terdapat di unsur kiri atas layar untuk menuntaskan proses partisi harddisk.

B. Cara Partisi Harddisk Tanpa Software

Di samping menggunakan pertolongan software pihak ketiga, kita juga dapat melakukan partisi harddisk tanpa mesti memakai software. Adapun inilah ini ada dua teknik yang dapat Anda lakukan, seperti:

Partisi harddisk dengan Disk Management

1. Pertama-tama, kombinasikan tombol WinKey + X di homescreen laptop atau PC Windows Anda, kemudian pilih “Disk Management“.

2. Jika sudah, Anda dapat melihat susunan partisi harddisk di perangkat, kemudian pilih partisi mana yang hendak Anda untuk kapasitasnya dengan teknik klik kanan kemudian pilih “Shrink Volume“.

3. Setelah itu, tentukan size partisi harddisk yang hendak Anda Dengan memenuhi ukuran dalam satuan MB. Lalu, klik “Shrink“.

4. Jika sudah, Anda dapat melihat partisi baru dalam kedudukan Unallocated. Untuk dapat mengisinya dengan data-data, Anda butuh melabeli volume partisi tersebut. Caranya, klik kanan kemudian pilih “New Simple Volume“.

5. Pada unsur ini, silahkan klik next.

6. Di pada tahap, silahkan tentukan size volume partisi harddisk. Anda dapat menggantinya cocok keinginkan atau tidak mempedulikan secara default pada angka maksimumnya.

7. Setelah itu, klik “Assign the following drive letter” dan pilih huruf guna drive yang kita inginkan. Jika sudah berlalu pilih Next.

8. Jika sudah, Anda dapat memilih guna tidak memformat partisi ini atau melakukan bentuk dengan sejumlah konfigurasi. Jika hendak isi partisi bersih, Anda bisa memilih guna memformatnya. Silahkan tentukan NTFS sebagai file system, allocation unit size dan nama dari partisi tersebut. Pastikan pun untuk mencentang “Perform a quick format” supaya proses format dapat cepat. Jika sudah, lanjutkan dengan klik Next.

9. Terakhir, Anda dapat melihat tampilan berupa rekap settingan. Jika hendak mengantinya pulang pilih back, namun andai sudah cocok silahkan klik Finish.

10. Selesai! kita telah menciptakan partisi harddisk baru yang diciptakan melalui Disk management dan dapat melihatnya di Explorer.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.